Pada Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kritus Raja Alam Semesta, Santo Thomas Klaseman turut berperan serta dalam Festival Koor Paroki St. Andreas dalam rangka HUT Paroki. Dengan berseragam biru laut Ibu, Bapak, dan Mudika Thomas memperdengaarkan suara emasnya. Thomas tampil pada urutan ke- 12 sehingga penonton sudah mulai agak berkurang, namun demikian tidak mengurangi semangat berekspresi ikut tampil dalam festival tersebut. Meskipun waktu latihannya sangat terbatas Koor Thomas tetap bersemangat.
Minggu, 20 November 2011
Rabu, 16 November 2011
Selasa, 15 November 2011
Jumat, 11 November 2011
Ziarah : Sembilan Gua Maria Inspiratif
Kami bersebelas anggota Pelayanan Tidarvi Lingkungan Santo Thomas Paroki Santo Andreas Kota Malang berziarah ke Sembilan Tempat Ziarah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Berangkat hari Senin tanggal 27 Juni 2011, tepatnga pada pukul 20.00 WIB dan tiba di Tuntang Salatiga pukul 06.00.
Pertama : Kunjungan kami pertama ke Gua Maria Rosa Mystica. Lokasi ziarah tersebut di dukuh Banyu Urip desa Delik Kecamatan Tuntang Kota Salatiga. Dari Jembatan Tuntang tempat tersebut bisa ditempuh 30 menit (11km) melalui jalan desa dengan kendaaraan kecil (maksimal jenis L300 atau elf). Ada alternatif lain yaitu ojek yang siap 24 jam, mengantar dengan biaya Rp 15.000-Rp 20.000 lewat jalan terobosan sepanjang 4 km. Rambu-rambu jalan menuju gua mudah dan jelas.
Kamis, 03 November 2011
Senin, 31 Oktober 2011
DOA NOVENA ARWAH LINGKUNGAN SANTO THOMAS KLASEMAN PAROKI ST. ANDREAS KOTA MALANG TAHUN 2011
2. Tanda Salib dan Salam
P: Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U: Amin
P: Semoga Allah yang membangkitkan Kristus dari alam maut, melimpahkan rahmat kepada kita.
U: Sekarang dan selama-lamanya
Pengantar singkat & Pernyataan Tobat (Lihat buku novena hari ke… )U: Amin
P: Semoga Allah yang membangkitkan Kristus dari alam maut, melimpahkan rahmat kepada kita.
U: Sekarang dan selama-lamanya
3. Doa Pembukaan ( Boleh Spontan )
P: Marilah kita berdoa,
Allah Yang Kekal, Tuhan Yang Kudus,
Bapa dan Pelindung segala ciptaan,
kami mengucap syukur kepada-Mu
karena Engkau telah mengumpulkan kami di sini.
Kami mengarahkan hati kepada-Mu dan memanjatkan doa
bagi mereka yang telah meninggal dunia,
khususnya ………….(dibacakan nama-nama yang didoakan pada hari I dan IX , hari lain hening ).
Allah Yang Kekal, Tuhan Yang Kudus,
Bapa dan Pelindung segala ciptaan,
kami mengucap syukur kepada-Mu
karena Engkau telah mengumpulkan kami di sini.
Kami mengarahkan hati kepada-Mu dan memanjatkan doa
bagi mereka yang telah meninggal dunia,
khususnya ………….(dibacakan nama-nama yang didoakan pada hari I dan IX , hari lain hening ).
SHARING KEARWAHAN NOVENA ARWAH HARI KE-8
Sangat menarik memasuki hari ke-8 novena arwah Santo Thomas.Sharing yang dipandu Bapak Yohanes memunculkan berbagai gagasan mengenai topik "nyekar leluhur " di makam.Dari berbagai ungkapan umat terasa bahwa nyekar merupakan ungkapan menghormati para saudara yang telah dipanggil Tuhan. Sarana bunga tabur ataupun bunga buket tidak menjadi masalah. Begitu pula mengenai hari apa selayaknya melakukan nyekar tersebut. Umat umumnya masih terbawa tradisi lokal yang lazim Jumat Legian atau Juamat Kliwonan. Meskipun gereja Katolik memperingati para arwah pada tanggal 2 November, umat katolik di lapangan belum menjadikan tradisi nyekar pada tanggal tersebut.
Rabu, 26 Oktober 2011
Doa Hati
Hasil Renungan Masa Adven Warga Santo Tomas
Doa hati ini menurut pengalaman pendoanya dilakukan berulang-ulang dalam kesempatan di manapun. Kedua puluh sembilan doa ini masing-masing berdiri sendiri. Bila Anda ingin mendoakan silakan pilih satu doa kemudian diulang-ulang. Selamat berdoa!
Tuhan satukan jiwaku dalam kesempurnaan –Mu.
Tuhan ampunilah dosa kami.
Gusti nyuwun kawelasan Dalem.
Setiap langkahku diatur oleh Yesus , Tuhan kuatkanlah aku.
Yesus putra Allah, kasihanilah kami.
Yesus putra Allah, ampunilah kami.
Yesus putra Allah, sembuhkanlah kami.
Ya Yesus jauhkanlah kami dari dosa berat.
Yesus andalanku.
Yesus kunjungilah hatiku.
Doa Novena Arwah dan Rosario Hari III
Sharing kearwahan Ibu Hadi sangat menggugah umat, bagaimana sebaiknya menghadapi orang sakit yang akan meninggal.Uluran tangan kita untuk membantu saudara kita yang akan meninggal sangat diperlukan dan berguna baik bagi yang meninggal ataupun mereka keluarga yang ditinggalkan .Kenangan membantu orang yang meninggal sangat terkesan dan membahagiakan.
Sementara itu Pak Mulyono menyampaikan bahwa menjadi pengurus rukun kematian sangat diperlukan adanya koordinasi antara pengurus dengan keluarga agar semua kegiatan perawatan sampai pemakaman saudara yang meninggal berlangsung lancar. Terutama koordinasi pembelian peti dan kebutuhan lain-lain bagi yang meninggal
Menarik juga pengalaman Bapak Efendi yang mendampingi orang yang akan meninggal. Diuraikan pula bahwa jiwa yang akan meninggalkan raga berlangsung secara perlahan-lahan mulai dari ujung kaki dan terus naik ke kepala. Pada saat jiwa meninggalkan raga tampak bahwa bagian mulut orang yang akan meninggal terlihat tertarik ke atas seperti merasakan rasa sakit yang sangat dan sesudah itu lemas dan diam.
Langganan:
Postingan (Atom)


